Lahirnya Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia

Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Dengan 5 sila yang melekat sebagai dasar tersebut Indonesia dapat berdiri sebagai negara kesatuan yang memiliki slogan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Lahirnya Pancasila sendiri merupakan sebuah pidato yang disampaikan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno dalam sidang pertama BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan tepat tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato ini, tersiratlah rumusan awal dari Pancasila yang kita kenal sekarang, yang pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia. Sejak tahun 2017, tanggal 1 Juni resmi diumumkan sebagai hari libur nasional untuk memperingati hari lahirnya Pancasila.

Latar Belakang Lahirnya Pancasila

Menjelang kalahnya kekaisaran Jepang, dibentuklah suatu badan yang dinamakan Dokuritsu Junbi Chosakai atau BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). BPUPKI mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945. Setelah beberapa hari tidak menemukan kesepakatan bersama untuk dasar negara Indonesia, akhirnya pada tanggal 1 Juni 1945 Soekarno yang mendapat giliran untuk menyampaikan ide dan gagasan tentang dasar negara maju untuk menyampaikan pendapatnya. Bung Karno kemudian menyebut ‘Pancasila’ sebagai gagasan untuk dasar negara Indonesia. Gagasan tersebut diterima oleh segenap anggota BPUPKI.

Selanjutnya, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan yang terdiri dari  Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin untuk kembali merumuskan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia atas gagasan dari pidato yang disampaikan oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945. Setelah melalui beberapa tahap, akhirnya rumusan tersebut berhasil dirumuskan dan kemudian dicantumkan ke dalam Mukadimah UUD 1945 yang sah sebagai dasar negara Indonesia yang merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945.

Kegiatan Positif untuk Mengisi Hari Lahir Pancasila

Sesuai peraturan pemerintah melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, beberapa instansi seperti Pegawai Negeri Sipil diwajibkan untuk ikut memperingati Hari Lahir Pancasila dengan melakukan Upacara Bendera. Bagi masyarakat yang bukan anggota ASN, maka hari lahir Pancasila dapat diisi kegiatan positif seperti kilas balik sejarah para pahlawan kita, betapa sulit dan beratnya perjuangan mereka untuk menyusun dasar negara, dan kita sebagai warga negara Indonesia wajib untuk menjaga hasil dari jerih payah mereka. Saling rukun, menjaga ketentraman dan kedamaian di Bumi Pertiwi adalah modal penting demi terpeliharanya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Ansell Jaya Indonesia mengucapkan selamat merayakan Hari Lahir Pancasila, mari terus jaga kerukunan dan kedamaian bersama, karena Indonesia sejatinya tetap Bhinneka Tunggal Ika.

Ansell… For your better farming~