PT ANSELL JAYA INDONESIA

ARTIKEL TERBARU

Yuk tambah wawasan kamu seputar dunia peternakan khususnya ayam dengan membaca artikel Ansell Jaya Indonesia, bersama kami jadikan peternakan Indonesia lebih baik dan lebih cerdas!

Informasi

Benarkah Makan Brutu/Pantat Ayam bikin Cepat Pikun?

Pernahkah kamu mendengar mitos bahwa makan brutu/pantat ayam bisa membuat seseorang menjadi pikun? Mitos ini sudah lama beredar di masyarakat, bahkan mungkin diturunkan dari generasi ke generasi. Tapi, benarkah mitos ini? Atau hanya hoax belaka?Banyak orang yang enggan makan brutu ayam karena takut pikun. Padahal, bagian ayam ini memiliki banyak penggemar karena teksturnya yang kenyal dan gurih. Lalu, mana yang benar? Apakah brutu ayam benar-benar berbahaya bagi kesehatan otak? Mitos VS Fakta Faktanya, mitos bahwa makan brutu ayam bikin pikun tidak memiliki bukti ilmiah. Tidak ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara konsumsi brutu ayam dan penurunan fungsi kognitif.Mitos ini memiliki asal usul yang menarik. Berawal dari masa lalu, di mana orangtua seringkali mencoba menakut-nakuti anak-anak mereka agar tidak mengonsumsi brutu ayam. Mereka mungkin merasa brutu adalah bagian terlezat dari ayam dan ingin menyimpannya untuk diri mereka sendiri. Sebagai strategi, mereka menyebarkan mitos bahwa mengonsumsi brutu ayam dapat merugikan kesehatan, termasuk membuat seseorang cepat pikun.Menurut Harvard Health Publishing, dijelaskan bahwa orang menjadi lebih mudah lupa bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya:Kurang tidur Efek samping konsumsi obat tertentu, misalnya antidepresan Tiroid yang kurang aktif Stres dan gangguan kecemasan DepresiKandungan Nutrisi Brutu Ayam Mitos ini kemungkinan besar berasal dari kesalahpahaman tentang lemak. Brutu ayam memang mengandung lemak, tetapi lemak tersebut tidak berbahaya bagi otak. Justru, lemak sehat dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk fungsi otak.Mengonsumsi brutu ayam justru bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh, karena kandungan nutrisinya yang cukup lengkap. Menurut penelitian yang terbit di Nutrition and Dietary Studies of America, brutu/pantat ayam memiliki kandungan protein yang tinggi.  Selain itu, di dalamnya juga terdapat sekitar 11% zat besi dan 8% kalsium. Perbandingannya dengan dada ayam, brutu ayam memiliki kandungan zat besi dan kalsium yang jauh lebih besar. Zat besi penting bagi tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh, mencegah anemia, dan meningkatkan konsentrasi. Sementara kalsium bermanfaat untuk menjaga kondisi tulang dan gigi tetap sehat, serta mengoptimalkan kerja sistem saraf. Kesimpulan Makan brutu ayam tidak membuat pikun. Jadi dapat dipastikan ya sobat Ansell, bahwa Makan brutu/pantat ayam terlalu sering menyebabkan cepat pikun itu HOAX / MITOS hehe... Brutu ayam aman dikonsumsi, bahkan mengandung berbagai nutrisi penting. Jadi, jangan ragu untuk menikmati brutu ayam sebagai bagian dari diet sehat dan seimbang.

Read More
Informasi

Pengaruh Ketinggian Dataran terhadap Ayam Broiler

Sebelumnya, Ansell sudah pernah membahas mengenai 12 Tips bagi Para Peternak Pemula, kita akan memperdalam salahsatu aspeknya yakni dalam memilih lokasi ternak ayam. Bagi para pemula yang ingin terjun di dunia ternak ayam broiler, memahami pengaruh ketinggian dataran menjadi hal krusial.Siapa sangka, beternak ayam broiler tak semudah membalikkan telapak tangan. Tak hanya soal pakan dan perawatan, faktor geografis seperti ketinggian dataran pun turut andil dalam menentukan kelancaran bisnis ini. Di balik kelezatan ayam goreng tepung yang kita nikmati, terdapat perjuangan para peternak dalam menyesuaikan diri dengan kondisi alam. Yuk kita simak lebih dalam seberapa besar pengaruh ketinggian dataran terhadap performa dan kelangsungan bisnis ayam broiler. Pengaruh Ketinggian Dataran terhadap Ayam Broiler Mengapa ketinggian dataran dapat berpengaruh terhadap ayam broiler Ketinggian dataran erat kaitannya dengan suhu, kadar oksigen, dan tekanan udara. Semakin tinggi dataran, semakin rendah suhunya, semakin tipis kadar oksigennya, dan semakin rendah tekanan udaranya.Baca Juga :┬áTips Memilih Lokasi Terbaik untuk Peternakan Ayam Dampak SuhuSuhu ideal untuk pertumbuhan ayam broiler berkisar antara 21-24┬░C. Pada dataran tinggi dengan suhu lebih rendah, ayam broiler membutuhkan energi ekstra untuk menjaga suhu tubuhnya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan, berkurangnya aktivitas, dan terhambatnya pertumbuhan. Di sisi lain, suhu yang terlalu panas di dataran rendah dapat menyebabkan stres dan dehidrasi pada ayam broiler.Dampak Kadar Oksigen:Kadar oksigen yang lebih rendah di dataran tinggi dapat menyebabkan ayam broiler mengalami kesulitan bernapas. Hal ini dapat memicu penyakit pernapasan dan mengganggu metabolisme, sehingga menghambat pertumbuhan dan performa ayam broiler.Dampak Tekanan UdaraTekanan udara yang rendah di dataran tinggi dapat menyebabkan ayam broiler mengalami dekompresi. Dekompresi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti ascites (penumpukan air di rongga perut) dan hydropericardium (penumpukan air di sekitar jantung).Implikasi Terhadap Bisnis Ayam Broiler Pengaruh ketinggian dataran terhadap ayam broiler dapat berdampak signifikan terhadap kelangsungan bisnis peternakan. Di beberapa wilayah dengan ketinggian tinggi, peternak mungkin perlu mengambil langkah-langkah tambahan untuk mengoptimalkan kondisi lingkungan bagi ayam broiler mereka. Ini bisa termasuk pengaturan ventilasi yang lebih baik, penyesuaian ransum pakan, dan pemilihan strain ayam yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem.Di Indonesia, terdapat beberapa daerah sentra peternakan ayam broiler yang terletak di dataran tinggi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Peternak di daerah-daerah ini harus menerapkan strategi khusus untuk meminimalisir dampak negatif ketinggian dataran.Salah satu contohnya adalah dengan menggunakan jenis ayam broiler yang adaptif terhadap dataran tinggi, seperti Cobb 500 dan Hubbard F15. Selain itu, peternak juga perlu memperhatikan sistem pemeliharaan yang tepat, seperti pengaturan suhu dan ventilasi kandang yang optimal. 

Read More
Informasi

Peran Silo dalam Peternakan Ayam

Halo sobat Ansell! Pernahkah kamu berkunjung ke lingkungan peternakan ayam dan menemukan struktur yang terlihat seperti tabung tegak besar? Ya, itu adalah silo, sebuah elemen yang mungkin sering kali terlewatkan ketika kita berbicara tentang peternakan ayam.Silo dalam peternakan ayamDi Indonesia, peternakan ayam telah menjadi salah satu pilar penting dalam industri pertanian. Dengan kebutuhan protein yang terus meningkat, peternakan ayam memainkan peran vital dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat.Namun, tantangan dalam mempertahankan produktivitas peternakan ayam juga semakin kompleks. Salah satu aspek penting yang sering kali diabaikan adalah manajemen pakan. Inilah dimana peran silo menjadi sangat signifikan. Di Indonesia, penggunaan silo menjadi semakin relevan seiring dengan pertumbuhan industri peternakan yang pesat. Faktanya, menurut data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), peternakan ayam menyumbang hingga 71,35% dari produksi protein hewani nasional. Mengenal Peran Silo dalam Peternakan Ayam Kebayang ga sih, kalau kalian para peternak masih simpen pakan dalam karung yang cepat rusak akibat faktor cuaca ataupun serangan hama?Silo adalah struktur kedap udara yang dirancang untuk menyimpan pakan ternak dalam jumlah besar. Fungsinya bukan hanya sekedar sebagai tempat penyimpanan, melainkan juga sebagai pengatur distribusi pakan secara efisien kepada ayam-ayam tersebut. Dengan adanya silo, peternak dapat menyimpan pakan dalam jumlah besar dengan cara yang terorganisir dan higienis. Di Indonesia, silo banyak digunakan di peternakan ayam modern, terutama yang menerapkan sistem pemeliharaan intensif. Automatic Feeding System Sistem automatic feeding siloPertama-tamam pakan dari silo akan disalurkan ke pipa pakan yang sudah terhubung ke hopper pakan di kandang,lalu pakan akan ditampung untuk disalurkan ke setiap tempat pakan, lalu auger akan menyalurkan pakan ke setiap Pan Feeder. Fungsi Silo dalam Peternakan Ayam 1. Menyimpan Pakan Ternak Fungsi utama silo adalah menyimpan pakan ternak dalam jumlah besar. Hal ini memungkinkan peternak untuk membeli pakan dalam jumlah besar dan menyimpannya untuk jangka waktu tertentu, sehingga terhindar dari fluktuasi harga pakan. 2. Menjaga Kualitas Pakan Silo dirancang untuk menjaga kualitas pakan ternak. Dengan struktur kedap udara, silo meminimalisir kontaminasi pakan oleh hama, jamur, dan bakteri. Memudahkan 3. Distribusi Pakan Silo dilengkapi dengan sistem distribusi yang memudahkan peternak untuk menyalurkan pakan ke kandang ayam secara otomatis. Hal ini menghemat waktu dan tenaga kerja. Keuntungan menggunakan Silo 1. Penyimpanan Pakan yang Aman Dengan silo, peternak dapat memastikan kebersihan dan kualitas pakan tetap terjaga, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit dan meningkatkan performa ayam. 2. Efisiensi Distribusi Pakan Sistem otomatisasi pada silo memungkinkan distribusi pakan yang teratur dan efisien, menghemat waktu dan tenaga peternak. 3. Penghematan Biaya Meskipun investasi awal dalam membeli silo mungkin terlihat besar, namun dalam jangka panjang, penggunaan silo dapat menghemat biaya operasional peternakan. 4.Peningkatan Produktivitas Dengan pakan yang berkualitas dan distribusi yang teratur, ayam-ayam akan tumbuh lebih sehat dan produktif, meningkatkan hasil panen secara keseluruhan.Nah gimana udah taukan seberapa penting peran silo dalam peternakan ayam kamu? Sebagai peternak modern, kita membutuhkan soluisi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas peternakan. Silo dari Agritech bisa menjadi jawaban atas produk silo berkualitas yang recomended! Silo Fiberglass Agritech untuk Peternakan ayamSilo fiberglass yang dibuat oleh Agritech ringan , kedap udara dan mampu memberikan ketahanan mekanis yang tinggi serta isolasi termal tingkat tinggi . Sifat-sifat fiberglass membuat silo kami sangat tahan lama, tahan terhadap korosi dan tanpa memerlukan perawatan khusus. Silo Agritech dijual di lebih dari 70 negara di seluruh dunia dan tersedia dalam berbagai model, mulai dari versi satu badan hingga yang memiliki sambungan horizontal atau vertikal, yang memungkinkan logistik efisien dan akibatnya mengoptimalkan biaya transportasi. Kami memproduksi model yang memenuhi berbagai kapasitas, mulai dari 2 Mc. hingga 100 Mc. Jika sobat Ansell tertarik, kalian bisa hubungin Ansell di tombol dibawah ini ya !!!WhatsApp kami yuk

Read More
Informasi

Metode Kemitraan dalam Bisnis Ayam Broiler

Di Indonesia, konsumsi daging ayam merupakan salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara. Namun, di balik permintaan yang tinggi, terdapat kisah perjuangan para peternak ayam mandiri yang seringkali terabaikan. Dilansir dari Republika.co.id, Peternak Pembudidaya Unggas Niaga (PPUN) menyampaikan, sejak tahun 2019 peternak broiler mandiri telah mengalami kerugian empat tahun berturut. Mereka berjuang melawan dominasi perusahaan besar, fluktuasi harga pakan, hingga kebijakan pemerintah yang kurang mendukung. Mengenal Metode Kemitraan Salah satu metode yang semakin populer di kalangan peternak adalah kemitraan. Metode kemitraan dalam bisnis ayam broiler bukanlah konsep baru. Sistem ini menghubungkan peternak (plasma) dengan perusahaan inti yang menyediakan segala kebutuhan produksi, mulai dari bibit ayam, pakan, hingga obat-obatan. Peternak hanya perlu fokus pada pemeliharaan dan peningkatan kualitas produksi. Keuntungan yang ditawarkan adalah jaminan pemasaran dan harga yang stabil, serta bantuan modal dan teknis.Latar belakang perkembangan metode kemitraan dalam bisnis ternak ayam broiler cukup kuat. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan daging ayam broiler di Indonesia, terutama di pasar lokal dan internasional, banyak perusahaan besar mulai melirik potensi bisnis ini. Mereka menciptakan program kemitraan sebagai strategi untuk memperluas jaringan usaha dan meningkatkan produksi secara efisien.Baca juga : Ayam Punah, Apa yang akan Terjadi? Kemitraan Sebagai Solusi dalam Bisnis Ayam Broiler Dalam situasi saat ini, di mana peternak ayam mandiri menghadapi kesulitan, kemitraan menjadi solusi yang menjanjikan. Dengan dukungan perusahaan inti, peternak dapat mengurangi risiko kegagalan dan meningkatkan efisiensi produksi. Kemitraan juga membuka peluang untuk bersaing di pasar yang semakin ketat.Baru-baru ini, banyak peternak mandiri yang harus gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan harga yang ditawarkan oleh perusahaan integrator. Namun, dengan sistem kemitraan, peternak dapat memperoleh kepastian harga jual yang lebih baik dan terhindar dari kerugian yang berkepanjangan.Dengan demikian, metode kemitraan dalam bisnis ternak ayam broiler bukan hanya memberikan peluang untuk memulai usaha tanpa modal besar, tetapi juga merupakan langkah cerdas dalam memanfaatkan potensi bisnis yang terus berkembang. Dengan pengetahuan dan manajemen yang tepat, siapapun dapat meraih kesuksesan dalam bisnis ini.

Read More
Informasi

Kenapa Indonesia Masih Impor Jagung?

Indonesia, negeri dengan kekayaan alam yang mempesona, namun siapa sangka masih sering harus mengandalkan impor untuk kebutuhan jagungnya. Di saat lumbung-lumbung petani penuh dengan hasil panen, impor jagung terus dilakukan. Hemmm, ada apa gerangan?Jagung merupakan komoditas penting, bukan hanya sebagai bahan pangan manusia, tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak. Kebutuhan jagung nasional terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan populasi dan industri peternakan.8 Negara Pengonsumsi Jagung Terbanyak Tahun 2022-2023 (DataIndonesia.id)Indonesia yang dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah, seharsnya mampu menjadi produsen utama jagung di kawasan Asia.Saat ini, kebutuhan akan jagung di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan industri peternakan.Tetapi, kenyataannya masih belum sesuai harapan. Produksi jagung nasional belum mampu memenuhi kebutuhan domestik. Pada tahun 2023, Kementerian Pertanian memprediksi produksi jagung mencapai 22,4 juta ton, sementara kebutuhannya mencapai 25,3 juta ton. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang menghambat Indonesia meraih posisinya sebagai produsen jagung yang mandiri?Apa yang menyebabkan Indonesia masih harus Impor Jagung? Berikut merupakan 6 poin penyebab Indonesia tetap mengimpor jagung, yang sudah Ansell rangkum untuk kalian : 1. Fluktuasi Produksi Produksi jagung di Indonesia masih sangat fluktuatif, tergantung pada musim dan cuaca. Musim kemarau yang panjang sering kali menyebabkan gagal panen, sehingga produksi jagung menurun drastis. 2. Kondisi Cuaca yang Tidak Menentu Indonesia sering kali mengalami tantangan cuaca ekstrem seperti banjir, kekeringan, atau pola musim yang tidak menentu. Hal ini dapat mengganggu proses penanaman, pertumbuhan, dan panen jagung secara konsisten. 3. Ketersediaan Lahan Terbatas Alih fungsi lahan pertanian untuk pembangunan infrastruktur dan permukiman menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ketersediaan lahan untuk tanaman jagung semakin terbatas. 4. Ketergantungan pada Impor Pupuk Produksi jagung yang optimal memerlukan pemupukan yang tepat. Namun, Indonesia masih mengimpor sebagian besar pupuk yang dibutuhkan untuk pertanian. Ketergantungan ini membuat harga pupuk menjadi tidak terjangkau bagi sebagian petani, sehingga mengurangi produktivitas pertanian. 5. Kualitas Jagung Kualitas jagung lokal masih belum memenuhi standar industri peternakan. Hal ini menyebabkan peternak lebih memilih jagung impor yang memiliki kualitas lebih baik. 6. Ketidakstabilan Harga Jagung Ketidakpastian harga jagung di pasar domestik juga menjadi faktor penghambat. Petani sering kali tidak memiliki jaminan harga yang stabil untuk hasil panen mereka, sehingga kurang termotivasi untuk meningkatkan produksi jagung.  Dampak Impor Jagung Impor jagung yang terus menerus dapat memberikan dampak negatif bagi petani jagung lokal. Harga jagung di pasaran akan turun, sehingga petani akan mengalami kerugian.Solusi Pemerintah perlu melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi jagung nasional, seperti:Meningkatkan luas area tanam jagung; Meningkatkan produktivitas tanaman jagung melalui penggunaan benih unggul dan teknologi pertanian yang tepat; Memperkuat infrastruktur dan sistem distribusi jagung; Meningkatkan kualitas jagung lokal; Memberikan subsidi dan bantuan kepada petani jagung. Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan Indonesia dapat mencapai swasembada jagung dan tidak perlu lagi impor jagung dari negara lain.

Read More
Informasi

Kenapa Harga Daging/Telur Ayam Naik Menjelang bulan Ramadhan?

Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa harga daging dan telur ayam cenderung melonjak menjelang bulan Ramadhan? Fenomena ini seringkali membuat banyak orang bertanya-tanya dan merasa khawatir tentang kenaikan harga bahan pokok yang cukup signifikan. Namun, sebelum kita menjelajahi lebih dalam tentang alasan di balik harga daging dan telur ayam naik menjelang bulan ramadhan, alangkah baiknya mengetahui apa saja yang melatarbelakanginya.Situasi di pasar tradisional saat jual beli daging ayamBulan Ramadhan merupakan bulan suci dalam agama Islam di mana umat Muslim berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Tradisi ini tidak hanya melibatkan aspek spiritual, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Salah satu dampaknya adalah lonjakan permintaan akan bahan makanan tertentu, termasuk daging dan telur ayam.Dilansir dari Okezone.com, jelang bulan puasa Ramadhan pertanggal 6 Maret 2024, harga ayam potong di Yogyakarta mengalami kenaikan signifikan yang sebelumnya Rp.32.000 sekarang menjadi Rp.39.000. Hal yang sama juga terjadi di daerah Banten, dikutip dari situs Detik Finance dimana harga ayam potong mengalami kenaikan hampir 2 kali lipat dari yang sebelumnya di harga Rp.27.000, sekarang sudah mencapai Rp.40.000.Ternyata, ada beberapa faktor yang berkontribusi pada kenaikan harga daging ayam saat Ramadhan nih sobat Ansell. Berikut merupakan beberapa faktor yang berhasil Ansell rangkum, diantaranya : 1. Peningkatan Permintaan Bulan Ramadhan identik dengan berbagai tradisi kuliner, seperti hidangan berbuka puasa dan sahur yang banyak menggunakan daging dan telur ayam. Permintaan yang tinggi ini seringkali melebihi pasokan yang tersedia, yang menyebabkan penjual menaikkan harga untuk mencerminkan ketersediaan yang rendah. 2. Panic Buying Menjelang Ramadhan, tak jarang masyarakat panik dan melakukan pembelian dalam jumlah besar (panic buying) untuk mengantisipasi kenaikan harga. Hal ini semakin memperparah situasi dan mendorong harga daging dan telur ayam naik lebih tinggi. 3. Biaya Produksi yang Meningkat Harga pakan ternak, seperti jagung dan kedelai, juga sering mengalami kenaikan menjelang Ramadhan. Hal ini menyebabkan peternak harus mengeluarkan biaya produksi yang lebih besar, sehingga harga daging ayam pun naik. 4. Distribusi yang Terhambat Dengan meningkatnya permintaan, tekanan pada rantai pasokan menjadi lebih besar. Ditambah lagi pada saat Ramadhan, mobilitas masyarakat biasanya meningkat. Hal ini bisa menyebabkan keterlambatan dalam distribusi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi ketersediaan di pasar dan mendorong harga naik.Baca juga : Kenapa Bobot Ayam Turun Saat Pengiriman? 5. Faktor Musim Di beberapa daerah, musim panen ayam biasanya tidak bertepatan dengan bulan Ramadhan. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan pasokan daging ayam di pasaran dan berakibat pada kenaikan harga. 6. Produsen dan pengecer menaikkan harga secara sengaja Apakah kamu mengira jika ini juga bisa jadi salahsatu faktornya? Meskipun poin ini merupakan hal yang kontroversial memang, tapi tak jarang mereka memanfaatkan kenaikan permintaan untuk memperoleh keuntungan lebih besar. Meskipun hal ini tidak selalu terjadi secara langsung, namun praktik peningkatan harga ini menjadi hal yang umum terjadi di banyak tempat. Nah itulah sobat Ansell, beberapa faktor yang bisa menyebabkan kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan. Meskipun fenomena ini dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, namun pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi harga dapat membantu kita menghadapi situasi ini dengan lebih bijak. Bagaimana menurut kalian?

Read More