Sistem kekebalan tubuh alias sistem imun merupakan hal yang populer didengar terlebih dikala pandemi COVID-19. Nah, untuk itu mari sedikit memahami mengenai sistem imun, kinerjanya dan kaitannya dengan performa ayam.

 

Memahami sistem kekebalan tubuh unggas bisa dibilang susah-susah gampang. Dalam ilmu veteriner untuk mempelajari sistem kekebalan tubuh, dokter hewan sampai harus belajar “ilmu kebal” alias mengambil mata kuliah imunologi. Bukan berarti mata kuliah tersebut berisi ilmu kanuragan dan kebatinan, tetapi mempelajari sistem kekebalan tubuh hewan.

Sekilas Sistem Imun Unggas
Sudah jelas bahwa sistem pertahanan, kekebalan, atau imun bertujuan untuk mempertahankan diri dari ancaman penyakit, terutama infeksius. Ada dua macam sistem imun, yakni sistem pertahanan non-spesifik dan spesifik.

Sederhananya, sistem pertahanan non-spesifik (innate immune system) merupakan sistem yang melindungi tubuh dari berbagai macam ancaman secara umum, misalnya kulit, bulu, bulu hidung (pada manusia), silia pada saluran pernapasan (trakea dan lainnya), mukosa, mekanisme batuk, bersin dan sebagainya. Sistem ini adalah anugerah karena sudah ada sejak suatu mahluk lahir ke dunia.

Sedangkan sistem imun spesifik (adaptive immune system) merupakan hasil dari terpaparnya tubuh dari suatu zat asing berupa radikal bebas, toksin/racun, atau mikroba tertentu seperti virus, bakteri dan parasit.

Keduanya merupakan satu kesatuan yang saling bersinergi satu sama lain. Sistem imun spesifik dapat terbentuk dengan bantuan sistem imun non-spesifik. Jika sistem imun non-spesifik tidak bekerja karena zat asing yang menyerang terlalu kuat, maka sistem imun spesifik akan membentuk antibodi spesifik untuk melawan zat asing tersebut.

Jika diperpanjang, sistem imun spesifik akan berkaitan dengan respon kekebalan tubuh, baik yang berperantara sel dan humoral. Respon kekebalan berperantara humoral pun juga terbagi dua, yakni aktif dan pasif. Dimana sistem ini nantinya dapat mengenali antigen dan memiliki spesifisitas dan memori terhadap suatu antigen.

Untuk mendapatkan respon kebal yang aktif, dibutuhkan tindakan

http://www.majalahinfovet.com/2022/04/kinerja-sistem-imun-aman-ternak-nyaman.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *