Tahukah Anda jika bisnis peternakan ayam sering dilirik oleh para pengusaha besar atau bahkan pemula. Bisnis peternakan ayam memang dipandang begitu menjanjikan dengan potensi pasar yang sangat luas hampir di setiap wilayah. Anda bisa memanfaatkan penjualan melalui telur ayam, daging ayam, serta pupuk kandang hasil kotoran ayam. Beternak ayam juga terhitung begitu mudah apalagi yang kita ternak adalah ayam kampung yang mempunyai ketahanan serta kualitas daging yang sangat baik. Berikut beberapa tips untuk memulai bisnis ternak ayam skala rumah tangga.

Pemilihan jenis ayam

Untuk memulai bisnis ternak ayam, anda harus tentukan terlebih dahulu jenis ayam apa yang nantinya akan kita budidaya. Jika ingin memperoleh hasil yang cepat maka ayam ras adalah pilihan utama. Ayam ras memang perkembangbiakan serta pertumbuhannya begitu cepat. Akan tetapi ayam kampung juga tidak kalah menguntungkan. Di bawah ini ada perbandingan sederhana antara ayam kampung dengan ayam ras dilihat dari segi keuntungan dan kerugiannya.

Keunggulan ayam kampung:

Mudah diternakkan.
Harga jual daging dan telur mahal.
Biaya produksi tidak tinggi.
Daging sehat.

Kelemahan ayam kampung:

Sangat lama dalam proses pemeliharan.
Banyak orang yang tidakmenyukai ayam kamung karena gadingnya keras.

Keunggulan ayam ras:

Daging lunak.
Sebagian besar orang menyukainya.
Harga jual daging dan telur normal.
Cepat tumbuh dan berkembang biak.
Pemasaran begitu mudah.

Kelemahan ayam ras:

Daging tidak sehat karena terlalu banyak obat.

Sistem ternak lebih sulit.

Mudah mati.

Peralatan dan perlengkapan yang diperlukan

Anda membutuhkan kandang yang kapasitasnya sesuai dengan jumlah ayam. Anda akan membuat sebuah peternakan, jadi semuanya harus terorganisir dengan baik. amat disarankan untuk selalu meletakkan ayam di dalam kandang agar semuanya dapat dimanajemen dengan baik. sediakan beberapa kandang besar yang secara langsung digunakan untuk menampung ayam dalam jumlah banyak. usahakan untuk membuat kandang panggung agar kotoran ayam bisa ditampung.

Setelah penyediaan kandang selesai, langkah yang kedua adalah menyediakan perlengkapan berupa makanan, tempat minum ayam, serta obat-obatan yang disedikan untuk ayam yang sakit.

Teknik mengelola ayam setiap hari

Ayam diberikan makan dalam jumlah yang sama yaitu tiga kali sehari. Silakan Anda menentukan sendiri apa makanan ayam yang terbaik. Rata-rata ayam memperoleh makanan berupa dedak untuk meningkatkan pertumbuhannya. Dedak padi merupakan makanan yang murah dan bisa didapatkan dengan mudah.

Kemudian, untuk mencegah ayam dari penyakit dan membuatnya tetap sehat, maka cara terbaiknya adalah memberikan minuman yang dicampurkan dengan vitamin setiap harinya. Jika ada ayam yang sakit maka segera pisahkan dan libatkan dalam perawatan khusus.

Jaga kebersihan kandang ayam dengan menyapu dan menampung kotoran ayam dalam seminggu sekali. Kotoran ayam bisa dijadikan sebagai pupuk kandang dan masih bisa menghasilkan. Berikan penyemprotan anti bakteri agar ayam terhindar dari penyakit seperti flu burung.

Menghasilkan uang dari ayam

Anda bisa mulai menjual telur ayam setiap hari, kemudian beberapa telur bisa ditetaskan melalui mesin penetas. Untuk memasarkan telur ayam, silakan Anda menyalurkannya ke banyak warung atau mencari seorang distributor telur dan kemudian ia yang menyalurkan telur tersebut di warung-warung kelontong daerah Anda.

Untuk soal daging, seperti tidak perlu khawatir karena para pedagang ayam di pasar, penjual sate, penjual ayam bakar. serta penjual mie ayam siap menampung stok ayam Anda. Anda bisa mencari langganan dengan menetapkan harga yang murah terlebih dahulu kemudian baru selanjutnya bisa mengikuti harga normal.

Sumber