Pada dasarnya, FCR (Feed Conversion Ratio) untuk ayam petelur (layer) dan broiler dapat sedikit berbeda karena perbedaan dalam kebutuhan nutrisi, pertumbuhan, dan tujuan produksi.

Untuk ayam pedaging (Broiler), FCR merupakan perbandingan antara jumlah pakan yang dikonsumsi oleh ayam dengan berat badan yang dihasilkan oleh ayam tersebut.

Sedangkan untuk Ayam Petelur (Layer), FCR merupakan perbandingan antara jumlah pakan yang dikonsumsi oleh ayam dengan jumlah telur yang dihasilkan.

Semakin rendah nilai FCR, maka produktivitas budidaya semakin baik.

 

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi FCR

  • Genetik Ayam

Faktor genetik memiliki peran penting dalam menentukan efisiensi pemanfaatan pakan oleh ayam.

  • Kualitas Pakan

Pakan yang memiliki kandungan nutrisi yang seimbang dan mudah dicerna oleh ayam akan membantu meningkatkan efisiensi pakan.

  • Manajemen Pemeliharaan

Faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, ventilasi, kepadatan populasi, dan cahaya yang tepat sangat penting untuk kesejahteraan ayam dan efisiensi pemanfaatan pakan.

  • Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan seperti suhu ekstrem, stres panas, dan kondisi sanitasi yang buruk dapat mempengaruhi FCR pada ayam.

 

Cara Menghitung FCR

FCR pada Ayam Pedaging (Broiler)

Ayam broiler dipelihara untuk produksi daging. FCR pada ayam broiler dihitung berdasarkan berat badan yang dihasilkan dibandingkan dengan jumlah pakan yang dikonsumsi. Berikut merupakan cara menghitung FCR pada Ayam Broiler (Pedaging) :

Rumus  :

Total konsumsi pakan (kg) / Total berat seluruh ayam (kg)

 

Misalkan, Pa Fakhri memiliki kandang ayam dengan populasi 10.000 ekor ayam broiler yang berumur 32 hari dengan bobot rata-rata 2 kg. Budidaya ini menghabiskan 500 sak pakan. Mengetahui bahwa 1 sak adalah 50 kg, maka total konsumsi pakan yaitu sebanyak 25.000 kg

Berdasarkan kasus tersebut, pelaku usaha dapat meringkas data-data terlebih dahulu untuk mempermudah perhitungan, seperti berikut:

 

Diketahui :

Umur budidaya : 32 hari

Total konsumsi pakan : 25.000 kg

Total berat seluruh ayam : 10.000 x 2kg = 20.000 kg

Ditanya : Berapa nilai FCR ?

Jawab :

Rumus FCR

FCR = Total konsumsi pakan (kg) : Total berat seluruh ayam (kg)

FCR = 25.000 kg : 20.000 kg = 1,25

 

FCR pada Ayam Petelur (Layer)

Ayam layer dipelihara khusus untuk produksi telur. FCR pada ayam layer dihitung berdasarkan jumlah pakan yang dikonsumsi untuk menghasilkan satu butir telur. Berikut merupakan cara menghitung FCR pada Ayam Layer (Petelur) :

Rumus  :

Total konsumsi pakan (kg) / Total berat telur yang dihasilkan (kg)

 

Misalkan, Pa Fakhri memiliki kandang ayam petelur. Selama masa pemeliharaan Pa Fakhri memperoleh produksi telur sebanyak 2.700 kg dengan jumlah pakan yang dihabiskan sebesar 50 sak pakan. Mengetahui bahwa 1 sak adalah 90 kg, maka total konsumsi pakan yaitu sebanyak 4.500 kg.

Berdasarkan kasus tersebut, pelaku usaha dapat meringkas data-data terlebih dahulu untuk mempermudah perhitungan, seperti berikut:

 

Diketahui :

Total konsumsi pakan : 4.500 kg

Total telur yang dihasilkan = 2.700 kg

Ditanya : Berapa nilai FCR ?

Jawab :

Rumus FCR

FCR = Total konsumsi pakan (kg) / Total berat telur yang dihasilkan (kg)

FCR = 25.000 kg : 20.000 kg = 1,67

 

Baca Juga : Daftar 65 Istilah Penting dalam Peternakan Ayam 

 

Tips / strategi untuk meningkatkan FCR

  • Pemilihan Bibit Unggul

Pemilihan bibit ayam yang memiliki potensi efisiensi tinggi dalam mengkonversi pakan menjadi berat badan merupakan langkah awal yang penting. Bibit unggul dapat dihasilkan melalui seleksi genetik yang cermat untuk karakteristik efisiensi pakan yang diinginkan.

  • Pengelolaan Pakan yang Baik

Pengelolaan pakan yang baik melibatkan pemilihan jenis pakan yang tepat, formulasi pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ayam, dan pengaturan jadwal pemberian pakan yang konsisten.

  • Perhatian terhadap Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

Menjaga kesehatan ayam melalui program vaksinasi yang tepat, pemantauan penyakit, dan pengendalian hama juga sangat penting.